mengapa kembali
sehabis air basuhan dijentikkan
basah tercekat di ruangan
apa karena kudapati helai rambutmu
rontok di sebuah sisir kayu
ambillah sisir ini
kau perlu merapikan
rambutmu yang diamuk dendam
“aku telah diam dalam peram
memendam diri sendiri
menunggu tetas”
untuk siapa kembali
sehabis pengakuan dimuntahkan
terserak di ruang yang menelanku bulat-bulat
tetapi kau surukkan kain pel, sapu,
bahkan ember tak bertangkai itu
apa yang kau bawa kembali
selain cinta yang dulu kupinjamkan
Padang, 2009
(dimuat di Koran Sindo, 15 Februari 2009)