Oleh Rio SY
(Padang Ekpress, 12 Otk 2008)

sengaja rumah ini kuberi jendela
hanya supaya bila hujan mendera
kau bisa menatap urai awan meremah
manakala kau tautkan tangan
agar dingin tak menyusup
tapi kau menolak
kurapatkan jendela dan menarik tirai
maka aku mesti menahan angin masa silam
untuk tak datang membawa kehilangan
karena cerita lama bisa menjelma apa saja
hanya supaya kau bisa menyesali
maka kubangun dari curam ngarai
kumandang azan subuh tanpa intipan matahari
sebab hujan tak akan henti
maka sengaja kulengkapi lisutnya
rumah ini dengan jendela
yang tak pernah menghadirkan engkau
(RuangSempit, 2008)